MANAJEMEN JARINGAN

Beberapa Pengertian Manajemen Jaringan

  1. Sebuah fungsi pengawasan terhadap unjuk kerja jaringan dan pengambilan tindakan untuk mengendalikan aliran trafik agar diperoleh kapasitas jaringan dengan pengoperasian yang maksimum pada berbagai situasi  [CCITT]
  2. Upaya mengkoordinasikan dan mendistribusikan sumber daya (resource) untuk merencanakan, menganalisa,  mengevaluasi, mendesain, mengadministrasikan, dan mengembangkan jaringan telekomunikasi sehingga diperoleh kualitas pelayanan yang baik pada seluruh waktu dengan ongkos yang proporsional dan kapasitas yang optimal.

Manajemen Dalam terminologi umum, mencakup:

  • – Perencanaan (Planning)
  • – Organisasi (Organizing)
  • – Monitoring
  • – Accounting
  • – Controlling terhadap suatu aktivitas

Manajemen Jaringan Adalah kemampuan menerapkan suatu metode untuk :

– Memonitor suatu jaringan

– Mengontrol suatu jaringan

– Merencanakan (planning) sumber (resourses) serta komponen sistem dan jaringan komputer & komunikasi.

Sasaran-sasaran Manajemen Jaringan

• Menjaga agar jaringan tetap berjalan

• Memelihara Kinerja Jaringan

• Mengurangi ongkos kepemilikan (memberikan added value)

Untuk Menjaga Agar Jaringan Tetap Berjalan

• Menjaga Sistem agar tetap beroperasi

• Mengumpulkan informasi tentang “kesehatan” suatu jaringan

Untuk Memelihara Kinerja Jaringan

• Jaringan harus mampu mendatangkan manfaat (terus menerus -> Optimal)

• Memahami kapan pelanggan menjadi tidak puas

• Memelihara QoS yang disepakati

• Manajemen Jaringan mampu menyediakan informasi yang diperlukan untuk analisis      jangka pendek maupun jangka panjang

Mengurangi Ongkos Kepemilikan

• Perangkat yang diinstal adalah suatu pengeluaran (ongkos)

• Manajemen : Reaktif (suatu tindakan reaktif terhadap suatu masalah-masalah)     kadang tidak memperhatikan berapa besar biaya yang dikeluarkan untuk menyelesaikan

• Manajemen : Proaktif (suatu tidakan yang terencana) diharapkan dapat menekan biaya-biaya seperti pada manajemen yang bersifat reaktif

Permasalahan Pada Implementasi Manajemen Jaringan

• Multi Vendor :

  1. Perangkat Keras = Berbagai macam teknologi, dan layanan (Voice, Video, Message, Data)
  2. Perangkat Lunak = Sistem Operasi, Protokol, dan aplikasi

Solusi Iplementasi Manajemen Jaringan

• Total Solution (Solusi Menyeluruh) > Vendor tunggal

• Standarisasi (Mengikuti suatu, aturan/rule yang disepakati bersama)

Total Solution

• Kelebihan :

– Simple dalam penerapannya

• Kerugian :

– Ketergantungan

*) Catatan : Semua industri jaringan /telekomunikasi memiliki kepentingan u/ memonopolinya, dengan berbagai cara.

Standarisasi

• Keuntungan :

– Tidak tergantung dari suatu vendor

• Kerugian :

– Sangat rumit dalam implementasinya

Refrensi

  1. Anjik Sukmaji, S.Kom, Jaringan Komputer. Yogyakarta: CV Andi, 2008
Iklan

2 Responses to MANAJEMEN JARINGAN

  1. bahtyarz says:

    suiiiipz m’ bisa ni jdi rferensi tugas
    hohoho,…. 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: